Manfaat Tahu
Pixabay.com

Harganya Murah Meriah, Makan Tahu Setiap Hari Ternyata Bisa Buat Tubuh Rasakan Efek Tak Terduga ini

Suka makan tahu?

Tahu adalah makanan kesukaan masyarakat di Indonesia. Tahu bisa dikreasikan menjadi banyak makanan, dari mulai digoreng, tumis hingga sup sekalipun.

Kita pun bisa membeli tahu dengan harga yang terjangkau. Selain enak dan murah, tahu juga diketahui memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh.

Selain enak dan murah, tahu juga diketahui memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh.

Siapa yang menyangka bahwa makanan yang dibuat dari endapan biji kedelai ini bisa menyembuhkan beberapa penyakit mematikan, lho!

Gak percaya?

Yuk simak berikut ini manfaat dari mengkonsumsi tahu setiap hari:

Diketahui bahwa tahu dimulai di Cina pada sekitar 220 SM.

Sejak itu, popularitasnya meroket, menjadikannya protein andalan dalam masakan Jepang, Korea, dan Asia Tenggara.

Sekarang pun, tahu bahkan sudah menjadi makanan kesukaan banyak orang di Indonesia.

Dikutip SajianSedap dari TheHealthy.com, berikut ini beberapa manfaat dari tahu:

1. Tahu dapat melindungi dari kanker payudara

“Ada kesalahpahaman umum bahwa tahu mengandung estrogen tinggi, hormon yang dapat memicu pertumbuhan jenis kanker payudara tertentu,” kata Nielsen.

Namun, bukan itu masalahnya. “Makanan kedelai mengandung fitoestrogen alami, seperti isoflavon, yang memiliki lebih banyak efek penyeimbang pada kadar hormon tubuh,” jelasnya.

Baca Juga :   Enggak Perlu Perawatan Mahal ke Salon, Cukup dengan Daun Ketumbar, Masalah di Wajah ini Akan Hilang Seketika!

Menurut American Cancer Society, makanan kedelai seperti tahu sebenarnya dapat membantu mencegah kanker payudara, tetapi tidak ada cukup bukti untuk mengatakan secara pasti.

Sebuah meta-analisis yang diterbitkan di PLoS One pada tahun 2020 memberikan beberapa data yang menggembirakan.

Setelah meninjau hasil dari 14 studi, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi tahu paling banyak, 22 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang makan tahu paling sedikit.

2. Tahu bisa membantu Anda hidup lebih lama

Mengganti hanya 3 persen kalori dari protein hewani dengan protein nabati dapat mengurangi risiko kematian dini.

Selain itu, dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sekitar 10 persen, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine pada tahun 2020.

Jadi, tunggu apalagi?

3. Tahu aman bagi banyak orang

“Penelitian menegaskan bahwa tahu aman dikonsumsi di semua tahap kehidupan,” kata Nielsen.

“Tapi itu bukan makanan ajaib.”

Misalnya, penelitian tentang kemampuan tahu untuk meredakan gejala menopause, seperti hot flashes, masih belum dapat disimpulkan, katanya.

Baca Juga :   Cuma Rp 15 Ribu Sekilo! Terungkap 4 Manfaat Buah Naga untuk Kulit Wajah dan Badan, Atasi Jerawat Hingga Kerutan

Bertentangan dengan rumor yang beredar, tahu tidak akan memperlambat tiroid Anda, kata Caspero.

Namun, jika Anda sudah mengalami hipotiroidisme, hal itu dapat mengganggu penyerapan obat tiroid.

Jadi pastikan untuk tidak memakannya dalam beberapa jam setelah minum obat tiroid, sarannya.

Apakah ada orang yang tidak boleh makan tahu?

“Kedelai adalah alergen yang umum, jadi jika Anda alergi terhadapnya, Anda harus menghindari dan ketat membaca label untuk menghindarinya sama sekali,” kata Hultin.

4. Tahu mudah disiapkan

“Kalau bisa masak ayam, Anda sudah tahu cara memasak tahu,” kata Nielsen.

“Ini perlu dibumbui dengan baik, tetapi bahkan tumis sederhana akan menciptakan tekstur yang disukai kebanyakan orang.”

Trik lain untuk tahu yang rasanya enak adalah menekannya.

“Tahu dikemas dalam air, jadi Anda ingin memastikan mengeluarkan air sebanyak mungkin untuk mendapatkan tekstur terbaik,” kata Caspero.

“Cukup bungkus dengan beberapa handuk dapur lalu tekan benda berat di atasnya, seperti wajan besi atau beberapa kaleng.”

Sumber: https://sajiansedap.grid.id/